Rabu, 23 Maret 2016

ESSAI DIRI




Nama saya Lidya Febriyani , kelahiran Padang Panjang 09 Februari 1992 . Saya anak pertama dari empat bersaudara. Orang tua saya tinggal di padang , saya disini kost di Jln. Margonda Raya kostsan griya ardini gang salak depok. Saya adalah lulusan d3 politeknik negeri padang, di Universitas Gunadarma saya melanjutkan S1 untuk memperoleh gelar sarjana dan belajar untuk mendapatkan ilmu. Dikampus yang dulu saya jurusan teknologi informasi prodi teknik computer. Sebelumnya saya sudah mempunyai dasar tentang computer, Disini saya ingin lebih mengembangkannya lagi dan ingin menambah banyak ilmu selagi masih ada kesempatan.
Saya aktif dalam organisas sejak  SMA  yaitu OSIS  SMA N 5 Padang jabatan saya yaitu  koor. Keterampilan dan kewirausahaan , selain itu saya mengikuti ektrakulikuller Paskibra  dan Pramuka. Saya pernah mengikuti lomba pramuka antar masing2 gudep provinsi.
Di Kampus dulu saya juga aktif berorganisasi yaitu UKM uko (unit kegiatan olahraga) dan HIMA TI. Di UKO saya dipercayai sebagai bendahara keuangan  .Disini saya belajar mengatur keuangan mulai dari pemasukan dan pengeluaran .Dan disaat acara turnamen  saya juga dipercayai sebagai sekretaris untuk membuat LPJ,Surat dll. Selain itu saya juga mengikuti club basket politeknik negeri padang dan mengikuti lomba antar universitas Padang.
Karena saya kuliah di Politeknik Negeri Padang , jadi saya memiliki pengalam kerja industri. Saya praktek kerja industry di PT. Bukit Asam Tanjung Enim Sumatera Selatan , selama 3 bulan. Saya bekerja sebagai divisi operasional dan network . Dari praktek kerja tersebut saya mendapatkan pengalam bagaimana dunia kerja, bagaimana cara berinteraksi dengan orang baru, bagaimana cara menghadapi atasan, bagaimana cara bekerja tim, dan bagaimana cara mengatur waktu yang saya miliki. Pengalaman tersebut merupakan pengalaman yang sangat berharga untuk saya.
Selama saya berkuliah di Politeknik Negeri Padang dan Universitas Gunadarma,saya telah mempelajari banyak bahasa pemrograman seperti java,visual basic,html,php,mysql,oracle tetapi saya lebih fokus kepada jaringan komputer dan pemrograman web. Selain itu saya mempelajari jaringan computer dengan berbagai system operasi yaitu mikrotik,Ubuntu,freenas dll. Disamping itu saya juga menulis tugas akhir tentang Membangun dan Implementasi Server Penyimpanan (Nas) dengan system operasi Nas4free.  Saya juga bisa mengoperasikan komputer dengan sistem operasi Linux. Saya pernah mengikuti kursus dan workshop, membuat website bertema makanan,membuat Objek 3D pada Blender.
Kelebihan saya adalah saya mampu bekerja di bawah tekanan, mampu bekerja dalam tim ataupun individu, saya sangat suka bekerja dengan banyak orang dan juga mampu menangani banyak orang ketika mereka memiliki masalah mengenai urusan pekerjaan kantor ataupun tidak, mereka pun sering meminta nasihat dari saya. Dan yang terakhir, saya peduli dengan orang-orang yang bekerja dengan saya.
Saya rasa, saya memiliki pendidikan yang memadai dan pengalaman kerja. Selain itu, saya selalu antusias mengenai apa yang saya lakukan. Ini akan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan perusahaan Anda.
Demikianlah sekilas tentang diri saya, saya sadar banyak memiliki kekurangan, tetapi dengan kekurangan itu menjadikan motivasi saya untuk bisa lebih bergerak maju. Itu demi cita-cita saya yaitu, membahagiakan kedua orang tua saya yang menjadikan saya satu-satunya harapan mereka dan menjadi contoh yang baik bagi adik-adik saya dan orang orang disekitar saya. 


Penerapan Komputasi Modern Pada Perusahaan Gojek Indonesia



Defenisi Komputasi Modern
Komputasi adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains).
Karakteristik komputasi modern ada 3 macam, yaitu :
  1. Komputer-komputer penyedia sumber daya bersifat heterogenous karena terdiri dari berbagai jenis perangkat keras, sistem operasi, serta aplikasi yang terpasang.
  2. Komputer-komputer terhubung ke jaringan yang luas dengan kapasitas bandwidth yang beragam.
  3. Komputer maupun jaringan tidak terdedikasi, bisa hidup atau mati sewaktu-waktu tanpa jadwal yang jelas.
Dalam kerjanya komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, dan perhitungan yang dilakukan itu meliputi:
·         Akurasi (Big, Floating point)
·         Kecepatan (dalam satuan Hz)
·         Problem Volume Besar (Down Sizzing atau pararel)
·         Modeling (NN & GA)
·         Kompleksitas (Menggunakan Teori Big O)

Komputasi modern terbagi tiga macam, yaitu komputasi mobile (bergerak), komputasi grid, dan komputasi cloud (awan). Penjelasan lebih lanjut dari jenis-jenis komputasi modern sebagai berikut:

Mobile Computing
Mobile computing atau komputasi bergerak memiliki beberapa penjelasan, salah satunya komputasi bergerak merupakan kemajuan teknologi komputer sehingga dapat berkomunikasi menggunakan jaringan tanpa menggunakan kabel dan mudah dibawa atau berpindah tempat, tetapi berbeda dengan komputasi nirkabel. Contoh dari perangkat komputasi bergerak seperti GPS, juga tipe dari komputasi bergerak seperti smartphone, dan lain sebagainya.


Grid Computing
Komputasi grid menggunakan komputer yang terpisah oleh geografis, didistibusikan dan terhubung oleh jaringan untuk menyelasaikan masalah komputasi skala besar. Ada beberapa daftar yang dapat digunakan untuk mengenali sistem komputasi grid, adalah:

·         Sistem untuk koordinat sumber daya komputasi tidak dibawah kendali pusat.
·         Sistem menggunakan standard dan protocol yang terbuka.
·         Sistem mencoba mencapai kualitas pelayanan yang canggih, yang lebih baik diatas kualitas komponen individu pelayanan komputasi grid.

Cloud Computing
Komputasi cloud merupakan gaya komputasi yang terukur dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet. Komputasi cloud menggambarkan pelengkap baru, konsumsi dan layanan IT berbasis model dalam internet, dan biasanya melibatkan ketentuan dari keterukuran dinamis dan sumber daya virtual yang sering menyediakan layanan melalui internet.
Adapun perbedaan antara komputasi mobile, komputasi grid dan komputasi cloud, dapat dilihat penjelasannya di bawah ini:

·         Komputasi mobile menggunakan teknologi komputer yang bekerja seperti handphone, sedangkan komputasi grid dan cloud menggunakan komputer.
·         Biaya untuk tenaga komputasi mobile lebih mahal dibandingkan dengan komputasi grid dan cloud.
·         Komputasi mobile tidak membutuhkan tempat dan mudah dibawa kemana-mana, sedangkan grid dan cloud membutuhkan tempat yang khusus.
·         Untuk komputasi mobile proses tergantung si pengguna, komputasi grid proses tergantung pengguna mendapatkan server atau tidak, dan komputasi cloud prosesnya membutuhkan jaringan internet sebagai penghubungnya
Sebagai contoh disini saya akan mencoba membahas tentang website dari sebuah perusahaan yang sangat unik yaitu GO-JEK Indonesia dan link urlnya adalah www.go-jek.com. . GO-JEK Indonesia ini bergerak dalam bidang jasa transportasi dengan ojek motor.
Berbeda dengan ojek biasanya, ojek disini sudah sangat terorganisasi. Kita dapat memesan dengan menghubungi nomor telponnya, selain itu dalam web ini kita bisa mengetahui harga yang harus kita bayar sesuai jarak tempuh. Jadi kita tidak perlu tawar menawar, karena harganya sudah pasti. Namun GO-JEK ini baru mencakup daerah Jakarta saja.
Adapun tampilan dari website tersebut sebagai berikut :



Gambar diatas merupakan tampilan halaman home dari website GO-JEK ini. Dalam halaman ini terdapat informasi mengenai profil dari GO-JEK Indonesia, nomor telpon dll.



Gambar diatas adalah halaman service, berisi bagaimana cara order dan tata cara pelayanan dari GO-JEK.


Gambar diatas adalah halaman corporate yang berisi informasi tentang perusahaan lain yang menjadi klien dari GO-JEK Indonesia. Ojek disini tidak hanya untung mengantar orang, namun juga jasa antar barang dan dokumen lain.

Gambar diatas adalah halaman price yang berisi perhitungan harga jasa ojek itu. Terdapat inputan alamat jemput dan alamat tujuan. Dari sini kita bisa tau berapa harga yang harus dibayarkan.



Gambar diatas merupakan halaman yang berisi informasi lokasi supir ojek dari GO-JEK Indonesia.


Pada halaman about diatas berisi tentang informasi profil perusahaan, contact center dan tim yang bekerja didalam perusahaan GO-JEK Indonesia

Kesimpulan Website GO-Jek
Pada website gojek Indonesia sudah termaksud penerapan komputasi modern terdapat pada layanan pemesanan online. Sistem layanan pada website perusahaan ini telah mengandung unsur-unsur yang merupakan penerapan dari komputasi modern. Proses pada layanan dikerjakan atau dilakukan oleh tenaga Komputer. Kelebihan yang ada pada website ini adalah dapat diakses atau digunakan dimana saja selama terhubung dengan jaringan internet dan juga interface pada website ini sangat menarik dan bagus, terbukti dengan merasa mudahnya user menggunakanya.
Gojek sangat menguntungkan terutama karena kemudahan transaksi antara calon konsumen dengan driver gojek yang efektif dan efisien selain itu gojek tidak perlu dilakukan tawar menawar harga karena sudah ditentukan terlebih dahulu . Gojek juga bisa mengantar kita ketempat tujuan yang benar karena menggunakan gprs dan juga mudah menemukan lokasi yang belum diketahui konsumen. Disamping itu Go-Jek juga memiliki beberapa kelemahan seperti sulitnya masyarakat yang belum memahami teknologi terbaru seperti “smartphone” untuk memesan jasa layanan masyarakat tersebut.
Komentar pribadi: 
menurut saya website gojek ini sudah lumayan canggih, karena disini kita dapat melakukan join,download,video,blog banyak fitur lainnya . Tampilannya juga bagus dan bisa langsung download aplikasi gojeknya

Kekurangan
Dikarenakan memesan Go-Jek harus menggunkan aplikasi pada smartphone, maka kelemahannya dapat mempersulit masyarakat yang belum memiliki dan belum faham akan teknologi tersebut.


http://www.go-jek.com/media
 



Selasa, 05 Januari 2016

PERBANDINGAN KEPENDUDUKAN NEGARA INDONESIA DENGAN NEGARA KOREA


PERBANDINGAN KEPENDUDUKAN NEGARA INDONESIA DENGAN NEGARA KOREA

1.  Latar Belakang Masalah
Sistem politik pada suatu negara terkadang bersifat relatif, hal ini dipengaruhi oleh elemen-elemen yang membentuk sistem tersebut. Juga faktor sejarah dalam perpolitikan di suatu negara. Pengaruh sistem politik negara lain juga turut memberi kontribusi pada pembentukan sistem politik disuatu negara. Seperti halnya sistem politik di Indonesia, seiring dengan waktu, sistem politik di Indonesia selalu mengalami perubahan.
Indonesia merupakan bagian dari sistem politik dunia, dimana sistem politik Indonesia akan berpengaruh pada sistem politik negara tetangga maupun dalam cakupan lebih luas. Struktur kelembagaan atau institusi khas Indonesia akan terus berinteraksi secara dinamis, saling mempengaruhi, sehingga melahirkan sistem politik hanya dimiliki oleh Indonesia. Namun demikian, kekhasan sistem politik Indonesia belum dapat dikatakan unggul bila kemampuan positif struktur dan fungsinya belum diperhitungkan sistem politik negara lain.
Salah satu syarat penting dalam memahami bagaimana sistem politik Indonesia adalah melalui pengembangan wawasan dengan melibatkan institusiinstitusi nasional dan internasional. Artinya lingkungan internal dan eksternal sebagai batasan dari suatu sistem politik Indonesia harus dipahami terlebih dahulu.

Republik Korea biasanya dikenal sebagai Korea Selatan, adalah sebuah negara di Asia Timur yang meliputi bagian selatan Semenanjung Korea. Di sebelah utara, Republik Korea berbataskan Korea Utara, di mana keduanya bersatu sebagai sebuah negara hingga tahun 1948. Ibu kota Korea Selatan adalah Seoul. Korea Selatan terletak di semenanjung Korea bersama-sama dengan Korea Utara.
Perekonomian Korea Selatan sejak tahun 1960-an telah mencatat rekor perkembangan yang luar biasa. Perkembangan ini terutama ditentukan lewat integrasi negara ini kepada perekonomian dunia yang modern dan berteknologi tinggi. Saat ini pendapatan perkapita Korea Selatan telah setara dengan pendapatan negara-negara Uni Eropa. Selama kurun waktu 1980-an, Korea Selatan mengadopsi sistem kedekatan antara sektor pemerintahan dan bisnis yang termasuk juga kredit yang terarah, pembatasan impor, dan pensponsoran industri-industri khusus. Pemerintah Korea Selatan mendorong impor bahan-bahan baku mentah dan teknologi dengan mengorbankan barang konsumtif serta mendorong masyarakat untuk menabung dan melakukan investasi.

Namun demikian, seiring dengan gelombang krisis ekonomi yang melanda Asia, Korea Selatan tidak terkecualikan sebagai salah satu negara yang terkena krisis. Rasio hutang yang tinggi, pinjaman yang tinggi, serta ketidakdisiplinan sektor ekonomi telah menjatuhkan perekonomian Korea Selatan pada tahun 1998. Setelah empat tahun berada dalam pengobatan yang dilakukan oleh IMF, perlahan perekonomian Korea Selatan meningkat kembali secara gradual. Dituntun oleh pengeluaran konsumsi serta peningkatan ekspor yang signifikan. Korea Selatan telah membayar kembali sisa pinjamannya sebesar US$ 19,5 milyar, dua tahun lebih cepat dari perkiraan semula. Antara tahun 2003 – 2005, pertumbuhan ekonomi berada pada kisaran 4 persen. Pertanyaan yang muncul adalah bagaimana Korea Selatan bisa maju dengan begitu pesat? Faktor apakah yang menunjang Korea Selatan  dengan keterbatasan sumber daya alamam (SDA) akan tetapi mempunyai kemampuan yang tinggi untuk menyerap sains dan teknologi ? dan Korea Selatan adalah salah satu bangsa yang sangat kaya raya dan paling maju di dunia ?

II.  Pengertian sistem Politik

Pengertian Sistem
Sistem adalah suatu kebulatan atau keseluruhan yang kompleks dan terorganisasi.

Pengertian Politik
Politik berasal dari bahasa yunani yaitu “polis” yang artinya Negara kota. Pada awalnya politik berhubungan dengan berbagai macam kegiatan dalam Negara/kehidupan Negara
Istilah politik dalam ketatanegaraan berkaitan dengan tata cara pemerintahan, dasar dasar pemerintahan, ataupun dalam hal kekuasaan Negara. Politik pada dasarnya menyangkut tujuan-tujuan masyarakat, bukan tujuan pribadi. Politik biasanya menyangkut kegiatan partai politik, tentara dan organisasi kemasyarakatan.
Dapat disimpulkan bahwa politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka proses pembuatan kebijakan dan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu.

Pengertian Sistem Politik
Menurut Drs. Sukarno, sistem politik adalah sekumpulan pendapat, prinsip, yang membentuk satu kesatuan yang berhubungan satu sama lain untuk mengatur pemerintahan serta melaksanakan dan mempertahankan kekuasaan dengan cara mengatur individu atau kelompok individu satu sama lain atau dengan Negara dan hubungan Negara dengan Negara
Sistem Politik menurut Rusadi Kartaprawira adalah Mekanisme atau cara kerja seperangkat fungsi atau peranan dalam struktur politik yang berhubungan satu sama lain dan menunjukkan suatu proses yang langggeng

Pengertian Sistem Politik di Indonesia
Sistem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses penentuan tujuan, upaya-upaya mewujudkan tujuan, pengambilan keputusan, seleksi dan penyusunan skala prioritasnya. Politik adalah semua lembaga-lembaga negara yang tersebut di dalam konstitusi negara ( termasuk fungsi legislatif, eksekutif, dan yudikatif ). Dalam Penyusunan keputusan-keputusan kebijaksanaan diperlukan adanya kekuatan yang seimbang dan terjalinnya kerjasama yang baik antara suprastruktur dan infrastruktur politik sehingga memudahkan terwujudnya cita-cita dan tujuan-tujuan masyarakat/Negara. Dalam hal ini yang dimaksud suprastruktur politik adalah Lembaga-Lembaga Negara. Lembaga-lembaga tersebut di Indonesia diatur dalam UUD 1945 yakni MPR, DPR, DPD, Presiden dan Wakil Presiden, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, Komisi Yudisial. Lembaga-lembaga ini yang akan membuat keputusan-keputusan yang berkaitan dengan kepentingan umum.


Badan yang ada di masyarakat seperti Parpol, Ormas, media massa, Kelompok kepentingan (Interest Group), Kelompok Penekan (Presure Group), Alat/Media Komunikasi Politik, Tokoh Politik (Political Figure), dan pranata politik lainnya adalah merupakan infrastruktur politik, melalui badan-badan inilah masyarakat dapat menyalurkan aspirasinya. Tuntutan dan dukungan sebagai input dalam proses pembuatan keputusan. Dengan adanya partisipasi masyarakt diharapkan keputusan yang dibuat pemerintah sesuai dengan aspirasi dan kehendak rakyat.

Proses Politik Di Indonesia
Sejarah Sistem politik Indonesia dilihat dari proses politiknya bisa dilihat dari masa-masa berikut ini:
ü  Masa prakolonial
ü  Masa kolonial (penjajahan)
ü  Masa Demokrasi Liberal
ü  Masa Demokrasi terpimpin
ü  Masa Demokrasi Pancasila
ü  Masa Reformasi

Bila diuraikan kembali maka diperoleh analisis sebagai berikut :
Masa prakolonial (Kerajaan)
·                                                                                                                                                            Penyaluran tuntutan   :    rendah dan terpenuhi
·    Pemeliharaan nilai      :    disesuikan dengan penguasa
·    Kapabilitas                  :    SDA melimpah
      Integrasi vertikal        :    atas bawah
·     Integrasi horizontal    :    nampak hanya sesama penguasa kerajaan
·     Gaya politik               :    kerajaan
·    Kepemimpinan           :    raja, pangeran dan keluarga kerajaan
·    Partisipasi massa        :    sangat rendah
·    Keterlibatan militer   :    sangat kuat karena berkaitan dengan perang
·    Aparat negara            :   loyal kepada kerajaan dan raja yang memerintah
·    Stabilitas                    :    stabil dimasa aman dan instabil dimasa perang
2.2      Masa kolonial (penjajahan)

-                    Penyaluran tuntutan  
-                    Pemeliharaan nilai       
-                    Kapabilitas 
-                    Integrasi vertikal    
-                    Integrasi horizontal
-                    Gaya politik               
-                    Kepemimpinan            
-                    Partisipasi massa
-                    Keterlibatan militer
-                    Aparat Negara
-                    Stabilitas
rendah dan tidak terpenuhi
Sering terjadi Pelanggaran HAM
Melimpah tapi dikeruk bagi kepentingan penjajah
Atas bawah tidak harmonis
Harmonis dengan sesama penjajah atau elitperibumi
Penjajahan,politik belah bambu
Dari penjajah dan elit peribumi yang diperalat
Sangat rendah bahkan tidak ada
Sangat besar
Loyal kepada penjajah
Stabil tapi dalam kondisi mudah pecah

·  
2.3      Masa Demokrasi Liberal
·     Penyaluran tuntutan   :    tinggi tapi sistem belum memadani
·     Pemeliharaan nilai      :    penghargaan HAM tinggi
·     Kapabilitas                 :    baru sebagian yang dipergunakan, kebanyakan masih potensial
·     Integrasi vertikal        :    dua arah, atas bawah dan bawah atas
·     Integrasi horizontal    :    disintegrasi, muncul solidarity makers dan administrator
·    Gaya politik                :    ideologis
·    Kepemimpinan           :    angkatan sumpah pemuda tahun 1928
·    Partisipasi massa         :    sangat tinggi, bahkan muncul kudeta
·    Keterlibatan militer    :    militer dikuasai oleh sipil
·    Aparat negara             :    loyak kepada kepentingan kelompok atau partai
·    Stabilitas                     :    instabilitas
2.4      Masa Demokrasi terpimpin
Penyaluran tuntutan   :    tinggi tapi tidak tersalurkan karena adanya Front nas
Pemeliharaan nilai     :    Penghormatan HAM rendah
Kapabilitas                 :    abstrak, distributif dan simbolik, ekonomi tidak maju
Integrasi vertikal        :    atas bawah
Integrasi horizontal    :    berperan solidarity makers,
Gaya politik                :    ideolog, nasakom
Kepemimpinan           :    tokoh kharismatik dan paternalistik
Partisipasi massa         :    dibatasi
Keterlibatan militer    :    militer masuk ke pemerintahan
Aparat negara             :    loyal kepada negara
Stabilitas                     :    stabil
2.5      Masa Demokrasi Pancasila
·     Penyaluran tuntutan   :    awalnya seimbang kemudian tidak terpenuhi karena fusi
·                                                                                                                                                           Pemeliharaan nilai      :    terjadi Pelanggaran HAM tapi ada pengakuan HAM
·                                                                                                                                                           Kapabilitas                 :    sistem terbuka
·                                                                                                                                                           Integrasi vertikal        :    atas bawah
·                                                                                                                                                            Integrasi horizontal    :    nampak
·                                                                                                                                                           Gaya politik                :    intelek, pragmatik, konsep pembangunan
·                                                                                                                                                           Kepemimpinan           :    teknokrat dan ABRI
·                                                                                                                                                           Partisipasi massa         :    awalnya bebas terbatas, kemudian lebih banyak dibatasi
·                                                                                                                                                           Keterlibatan militer    :    merajalela dengan konsep dwifungsi ABRI
·                                                                                                                                                            Aparat negara             :    loyal kepada pemerintah (Golkar)
·                                                                                                                                                           Stabilitas                     :    stabil

 Masa Reformasi
-          Penyaluran tuntutan     :   tinggi dan terpenuhi
-          Pemeliharaan nilai       :    Penghormatan HAM tinggi
-          Kapabilitas                  :    disesuaikan dengan Otonomi daerah
-          Integrasi vertikal          :    dua arah, atas bawah dan bawah atas
-          Integrasi horizontal      :    nampak, muncul kebebasan (euforia)
-          Gaya politik                :    pragmatik
-          Kepemimpinan           :    sipil, purnawiranan, politisi
-          Partisipasi massa         :    tinggi
-          Keterlibatan militer     :    dibatasi
-          Aparat negara              :    harus loyal kepada negara bukan pemerintah
-          Stabilitas                    :    instabil


Sejarah Sistem Politik Indonesia bisa dilihat dari proses politik yang terjadi di dalamnya. Namun dalam menguraikannya tidak cukup sekedar melihat sejarah Bangsa Indonesia tapi diperlukan analisis sistem agar lebih efektif. Dalam proses politik biasanya di dalamnya terdapat interaksi fungsional yaitu proses aliran yang berputar menjaga eksistensinya. Sistem politik merupakan sistem yang terbuka, karena sistem ini dikelilingi oleh lingkungan yang memiliki tantangan dan tekanan.
Dalam melakukan analisis sistem bisa dengan pendekatan satu segi pandangan saja seperti dari sistem kepartaian, tetapi juga tidak bisa dilihat dari pendekatan tradisional dengan melakukan proyeksi sejarah yang hanya berupa pemotretan sekilas. Pendekatan yang harus dilakukan dengan pendekatan integratif yaitu pendekatan sistem, pelaku-saranan-tujuan dan pengambilan keputusan.
Proses politik mengisyaratkan harus adanya kapabilitas sistem. Kapabilitas sistem adalah kemampuan sistem untuk menghadapi kenyataan dan tantangan. Pandangan mengenai keberhasilan dalam menghadapi tantangan ini berbeda diantara para pakar politik. Ahli politik zaman klasik seperti Aristoteles dan Plato dan diikuti oleh teoritisi liberal abad ke-18 dan 19 melihat prestasi politik diukur dari sudut moral. Sedangkan pada masa modern sekarang ahli politik melihatnya dari tingkat prestasi (performance level) yaitu seberapa besar pengaruh lingkungan dalam masyarakat, lingkungan luar masyarakat dan lingkungan internasional.
Pengaruh ini akan memunculkan perubahan politik. Adapun pelaku perubahan politik bisa dari elit politik, atau dari kelompok infrastruktur politik dan dari lingkungan internasional. Perubahan ini besaran maupun isi aliran berupa input dan output. Proses mengkonversi input menjadi output dilakukan  oleh penjaga gawang (gatekeeper).
Terdapat 5 kapabilitas yang menjadi penilaian prestasi sebuah sistem politik :
1.      Kapabilitas Ekstraktif, yaitu kemampuan Sumber daya alam dan sumber daya manusia. Kemampuan SDA biasanya masih bersifat potensial sampai kemudian digunakan secara maksimal oleh pemerintah. Seperti pengelolaan minyak tanah, pertambangan yang ketika datang para penanam modal domestik itu akan memberikan pemasukan bagi pemerintah berupa pajak. Pajak inilah yang kemudian menghidupkan negara.
2.      Kapabilitas Distributif. SDA yang dimiliki oleh masyarakat dan negara diolah sedemikian rupa untuk dapat didistribusikan secara merata, misalkan seperti sembako yang diharuskan dapat merata distribusinya keseluruh masyarakat. Demikian pula dengan pajak sebagai pemasukan negara itu harus kembali didistribusikan dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah.
3.      Kapabilitas Regulatif (pengaturan). Dalam menyelenggaran pengawasan tingkah laku individu dan kelompok maka dibutuhkan adanya pengaturan. Regulasi individu sering memunculkan benturan pendapat. Seperti ketika pemerintah membutuhkan maka kemudian regulasi diperketat, hal ini mengakibatkan keterlibatan masyarakat terkekang.
4.      Kapabilitas simbolik, artinya kemampuan pemerintah dalam berkreasi dan secara selektif membuat kebijakan yang akan diterima oleh rakyat. Semakin diterima kebijakan yang dibuat pemerintah maka semakin baik kapabilitas simbolik sistem.
5.      Kapabilitas responsif, dalam proses politik terdapat hubungan antara input dan output, output berupa kebijakan pemerintah sejauh mana dipengaruhi oleh masukan atau adanya partisipasi masyarakat sebagai inputnya akan menjadi ukuran kapabilitas responsif. kapabilitas dalam negeri dan internasional. Sebuah negara tidak bisa sendirian hidup dalam dunia yang mengglobal saat ini, bahkan sekarang banyak negara yang memiliki kapabilitas ekstraktif berupa perdagangan internasional. Minimal dalam kapabilitas internasional ini negara kaya atau berkuasa (superpower) memberikan hibah (grants) dan pinjaman (loan) kepada negara-negara berkembang.

Proses Politik Di Korea Selatan

Korea Selatan mengalami berbagai kemajuan. Dalam bidang ekonomi berbagai sektor dalam industri mereka mencuat sebagai akibat agresitivitas dalam menyerap teknologi. Hal ini mereka lakukan dengan bermitra dengan berbagai perusahaan luar negeri. Sejak dekade 1980an, Lucky Goldstar Group bermitra dengan Hitachi (Jepang) dan dengan Siemens Jerman untuk Tele-electric. Goldstar Electric dengan NEC Jepang, dan lainnya. Demikian pula rintisan Samsung dengan Sumitomo. Di sektor otomotif, Hyundai, KIA, dan lainnya. Dibandingkan dengan Jepang, berbagai produk otomotif dan elektronika yang menjadi andalan Korsel, harga ekspor maupun yang dirakit di negara tujuan investasi sekitar 20% lebih murah, sekalipun dalam mutu teknologinya masih satu kelas di bawah Jepang.
Perekonomian yang maju dan teknologi yang semakin canggih salah satunya disebabkan oleh gaya manajemen perusahaan Korsel, baik yang berskala besar konglomerat “chaebol” maupun yang menengah dan kecil senantiasa mencerminkan nilai dan filosofi dasar yang mereka anut. Secara keseluruhan perusahaan memberi tekanan pada harmoni antar-manusia, rasa menyatu, kerjasama, pengabdian, sikap rajin kerja, orisinalitas dan kreativitas dan mengejar pembangunan pribadi. Selain itu, dalam ideologi dan sasaran bisnis, kejujuran, kredibilitas, efisiensi dan usaha meningkatkan mutu dan tanggung jawab menjadi acuan setiap karyawan mulai dari yang paling top sampai yang terendah.

Menurut Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan, pada tahun 2006 perekonomian Korea Selatan akan terus berkembang walaupun ancaman kondisi eksternal seperti harga minyak dunia tetap membayangi. Pada tahun 2006 ini, Korea Selatan telah mereformasi sektor perpajakan yang sejalan dengan arah kebijakan ekonomi makro Korea Selatan pada paruh kedua tahun 2006. Komposisi perekonomian dilihat dari pendapatan per kapita Korea Selatan adalah sebesar 3.3 persen untuk sektor pertanian, 40.3 persen untuk sektor industri, dan 56.3 persen untuk sektor Jasa.
Tiga tren utama yang diidentifikasikan akan memberikan efek positif kepada pertumbuhan industri Korea Selatan adalah:
1.   Pendewasaan teknologi digital dan jaringan
2.   Integrasi teknologi inter-disipliner
3.  Kerjasama ekonomi antara Korea Selatan dan Korea Utara, yang pada tahun 2006 mencapai 1 milyar dollar AS

Sebaliknya, tiga trend utama yang diidentifikasikan akan memberikan efek negatif kepada industri Korea adalah:
1. Populasi angkatan kerja muda yang semakin berkurang
2. Pengikisan dan degradasi lingkungan yang berakibat kepada masalah ingkungan hidup
3. Hegemoni teknologi: permasalahan hak cipta.

Ideologi yang dipakai di Korea Selatan adalah Demokrasi dengan ciri-ciri sebagai berikut :
·         Pertama, demokrasi merupakan bentuk pemerintahan yang lebih baik.
  • Kedua, anggota masyarakat memiliki kebebasan intelektual penuh, termasuk kebebasan berbicara, kebebasan beragama dan kebebasan pers.
  • Ketiga, pemerintah hanya mengatur kehidupan masyarakat secara terbatas. Keputusan yang dibuat hanya sedikit untuk rakyat sehingga rakyat dapat belajar membuat keputusan untuk diri sendiri.
  • Keempat, kekuasaan dari seseorang terhadap orang lain merupakan hal yang buruk. Oleh karena itu, pemerintahan dijalankan sedemikian rupa sehingga penyalahgunaan kekuasaan dapat dicegah. Pendek kata, kekuasaan dicurigai sebagai hal yang cenderung disalahgunakan, dan karena itu, sejauh mungkin dibatasi.
  • Kelima, suatu masyarakat dikatakan berbahagia apabila setiap individu atau sebagian besar individu berbahagia. Walau masyarakat secara keseluruhan berbahagia, kebahagian sebagian besar individu belum tentu maksimal. Dengan demikian, kebaikan suatu masyarakat atau rezim diukur dari seberapa tinggi indivivu berhasil mengembangkan kemampuan-kemampuan dan bakat-bakatnya.
 Peran serta masyarakat dalam sistem politik di Indonesia dan Korea Selatan
Dilihat dari perkembangan sejarah, demokrasi Indonesia dibedakan dalam beberapa masa, yaitu Masa Republik Indonesia I, Masa Republik Indonesia II, Masa Republik Indonesia III.
1.      Masa Republik Indonesia I
Pada masa RI I masa demokrasi konstitusional menonjolkan peranan parlemen dan partai-partai politik sehingga disebut demokrasi parlementer.
2.      Masa Republik Indonesia II
Pada masa RI II lebih dikenal dengan masa demokrasi terpimpin. Pada masa ini pula beberapa aspek telah menyimpang dari demokrasi konstitusional secara moral sebagai landasannya. Selain itu telah menunjukkan beberapa aspek demokrasi rakyat dalam pelakasanaannya.
3.      Masa Republik Indonesia III
Pada masa RI III demokrasi Pancasila mucnul sebagai demokrasi konstitusional dengan menonjolkan sistem presidensil. Dengan demikian peranan eksekutif terutama pada masa orde baru sangat dominan dalam menjalankan dan mengendalikan jalannya pemerintahan.
Demokrasi Pancasila pada masa reformasi secara formal menunjukkan sistem presidensiil. Namun, peranan legislatif cukup menonjol dalam menjalankan dan mengendalikan jalannya roda pemerintahan. Untuk itu kita harus dapat memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa sehingga pembangunan nasional yang telah berlanjut tetap dapat dilaksanakan dalam usaha mencapai tujuan nasional.
Perlu disadari bahwa di dalam kehidupan bermasyarakat terdapat aneka ragam kepentingan dan pendapat yang berbeda. Segala sesuatunya harus dapat diselesaikan sesuai dengan tatanan masyarakat, termasuk wadah berupa kelembagaan-kelembagaan negara.
Karena itu bangsa Indonesia hendaknya dpaat bersikap positif dalam pengembangan demokrasi Pancasila antar alain sebagai berikut :
·         Menggunakan hak pilihnya (hak memilih dan dipilih)
·         Ikut melaksanakan pemilu secara langsung.
·         Musyawarah mufakat.
·         Mengakui dan menghormati hak asasi manusia termasuk kebebasan beragama.
·         Menjunjung tinggi hukum yang sedang berlaku.
·         Bentuk perwujudan hak dan wewenang warga Indonesia dalam demokrasi Pancasila, antara lain sebagai berikut :
·         Menadi anggota / pengurus ormas atau orpol sesuai dengan pasal 28 UUD 1945.
·         Memperoleh pendidikand an ikut menangani serta mengembangkan pendidikan sesuai dengan pasal 31 UUD 1945.
·         Ikut aktif dalam kegiatan koperasi dan kegiatan ekonomi sesuai dengan pasal 33 UUD 1945.
·         Dengan demikian setiap warga negara Indonesia harus ikut bertanggung jawab dalam pelaksanaan dan pengembangan demokrasi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
Kesimpulan
Indonesia adalah negara kesatuan berbentuk republik, dengan memakai system demokrasi, di mana kedaulatan berada di tangan rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensil, di mana Presiden berkedudukan sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. Para Bapak Bangsa yang meletakkan dasar pembentukan Negara Indonesia, setelah tercapainya kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945. Mereka sepakat menyatukan rakyat yang berasal dari beragam suku bangsa, agama, dan budaya yang tersebar di ribuan pulau besar dan kecil, di bawah payung Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Indonesia pernah menjalani sistem pemerintahan federal di bawah Republik Indonesia Serikat (RIS) selama tujuh bulan (27 Desember 1949 - 17 Agustus 1950), namun kembali ke bentuk pemerintahan republik. Setelah jatuhnya Orde Baru (1996 - 1997), pemerintah merespon desakan daerah-daerah terhadap sistem pemerintahan yang bersifat sangat sentralistis, dengan menawarkan konsep Otonomi Daerah untuk mewujudkan desentralisasi kekuasaan.
Sistem politik Indonesia diartikan sebagai kumpulan atau keseluruhan berbagai kegiatan dalam Negara Indonesia yang berkaitan dengan kepentingan umum termasuk proses penentuan tujuan, upaya-upaya mewujudkan tujuan, pengambilan keputusan, seleksi dan penyusunan skala prioritasnya.
Konstitusi Negara Indonesia adalah Undang-undang Dasar (UUD) 1945, yang mengatur kedudukan dan tanggung jawab penyelenggara negara; kewenangan, tugas, dan hubungan antara lembaga-lembaga negara (legislatif, eksekutif, dan yudikatif).
UUD 1945 juga mengatur hak dan kewajiban warga negara. Lembaga legislatif terdiri atas Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Lembaga Eksekutif terdiri atas Presiden, yang dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh seorang wakil presiden dan kabinet. Di tingkat regional, pemerintahan provinsi dipimpin oleh seorang gubernur, sedangkan di pemerintahan kabupaten/kotamadya dipimpin oleh seorang bupati/walikota. Lembaga Yudikatif menjalankan kekuasaan kehakiman yang dilakukan oleh Mahkamah Agung (MA) sebagai lembaga kehakiman tertinggi bersama badan-badan kehakiman lain yang berada di bawahnya.
Fungsi MA adalah melakukan pengadilan, pengawasan, pengaturan, memberi nasehat, dan fungsi adminsitrasi. Saat ini UUD 1945 telah mengalami beberapa kali amandemen, yang telah memasuki tahap amandemen keempat. Amandemen konstitusi ini mengakibatkan perubahan mendasar terhadap tugas dan hubungan lembaga-lembaga negara.
Dari uraian diatas mengenai negara Korea Selatan. Pertumbuhan ekonomi yang semakin cepat bukan disebabkan oleh salah satu kebijaka ekonomi, entah itu berupa liberalisasi impor ataupun reformasi nilai kurs, semata-mata. Korea Selatan reformasi kebijakan dilakukan secara eksentif, dan tidak hanya menyangkup perubahan insentif ekonomi melaikan lebih mendasaar berupa penyusunan kembali hubungan antara sektor pemerintah dan swasta. Aspek historis juga sangat berpengaruh terhadap kemajuan negara Korea Selatan, termasuk kepentingan dan bantuan dari Amerika Serikat yang ektensif maupun struktur sosial dan politik yang khas, memberikan landasan pokok bagi upaya reformasi. Kebijakan pemerintah jelas merupakan input pokok bagi upaya pembangunan eekonomi. Korea Selatan mengalami berbagai kemajuan. Dalam bidang ekonomi berbagai sektor dalam industri mereka mencuat sebagai akibat agresitivitas dalam menyerap teknologi.
Perekonomian yang maju dan teknologi yang semakin canggih salah satunya disebabkan oleh gaya manajemen perusahaan Korsel, baik yang berskala besar konglomerat “chaebol” maupun yang menengah dan kecil senantiasa mencerminkan nilai dan filosofi dasar yang mereka anut. Secara keseluruhan perusahaan memberi tekanan pada harmoni antar-manusia, rasa menyatu, kerjasama, pengabdian, sikap rajin kerja, orisinalitas dan kreativitas dan mengejar pembangunan pribadi.
Export oriented, Korea Selatan harus mempersiapkan diri dan berjuang untuk merebut pasar dunia, Ini akibat dari keadaan yang sama seperti Jepang, sumberdaya alam yang sangat terbatas dan pasar dalam negeri yang kecil. Export Oriented, Berjuang keras sejak dini untuk merebut pasar dunia. Pemerintah memberikan dukungan yang kuat untuk dunia usaha. Infrastruktur, modal yang murah, pajak rendah untuk industri unggulan, dan, sumberdaya manusia berkualitas tinggi. Birokrasi dibuat super efisien dan berkualitas tinggi. Para birokrat dididik dengan proses belajar dan disiplin kelas dunia. Hanya yang terbaik yang ada dalam birokrasi. Yang tidak efisien, langsung dipotong. Tidak ada waktu untuk birokrasi korup.Para konglomeratnya, Hyundai, Samsung, dan LG juga adalah pejuang yang sangat nasionalis. Mereka pada dasarnya akan berjuang mati-matian menembus pasar dunia demi kemajuan bangsa Korea. Dengan, atau tanpa bantuan dari pemerintah.
Pembangunan manusia-manusia unggul. Manusia-manusia unggul yang punya kemampuan tinggi dalam menyerap ilmu dan teknologi. Pembangunan manusia-manusia unggul, lewat pendidikan unggul. Pendidikan terbaik di dunia. Sejak lama, pemerintah telah berjuang agar anak-anak Korea memiliki nilai matematika dan sains yang tinggi. Tidak dalam ukuran Korea sendiri, tapi dalam skala global. Jadi sistem pendidikan terbaik di dunia harus dibentuk. Ahli-ahli pendidikan terbaik di dunia, pakar-pakar sains dan teknologi termaju didatangkan untuk membentuk sistem pendidikan Korea.