Selasa, 17 November 2015

Tulisan LatarBelakang Sumpah Pemuda 20 Mei 1928



Proses terjadinya Peristiwa Mei 1998
Kasus-kasus Kerusuhan Mei 1998
a. Demonstrasi Mahasiswa
Pada bulan Januari 1998, aksi-aksi dilakukan oleh berbagai kelompok seperti mahasiswa baik kelompok Cipayung maupun Non Cipayung, koalisi LSM, Ormas dan kelompok pemuda dan buruh. Lokasi aksi umumnya adalah kantor instansi pemerintah dan kampus. Bulan April, jumlah aksi terus bertambah. Bentrok dengan aparat pun mulai meningkat. Isu politik semakin meningkat. Tuntutan reformasi, anti KKN dan menurunkan Soeharto semakin gencar. Dukungan masyarakat  semakin bertambah, begitu juga dari kelompok profesional. Pada bulan Mei, aksi mahasiswa telah semakin meningkat, terlebih setelah pemerintah karena kenaikkan harga BBM dan terjadinya penembakan di Trisakti yang diikuti oleh kerusuhan di berbagai kota.
b. Insiden Trisakti
Usai mengikuti orasi-orasi hingga siang hari mahasiswa mulai bergerak ke luar kampus melalui jalan S. Parman. Mahasiswa menuntut long march ke Gedung DPR/MPR Senayan untuk menyampaikan aspirasi mereka. Mereka diblokir oleh dua lapis aparat kepolisian lengkap dengan tameng dan pentungan di depan Kantor Walikota Jakarta Barat, mahasiswa di bawah pimpinan Ketua SMUT, Julianto Hendro Cahyono, meminta aparat mengizinkan mereka ke Senayan dalam aksi damai. Aparat keamanan dari pasukan Pengendalian Massa menolak tuntutan itu. Sejumlah mahasiswi membagikan bunga mawar pada aparat sebagai tanda damai.
Ketika rombongan mahasiswa sedang bergerak kembali ke dalam kampus, terjadi provokasi oleh seorang yang mengaku alumni Universitas Trisakti yang kemudian diketahui bernama Mashud. Mahasiswa menuduh Mashud sebagai intel yang mau memprovokasi mereka dengan cara mengejek dan memancing kemarahan. Mahasiswa sempat terpancing dan mengejar Mashud yang masuk ke barisan aparat keamanan untuk meminta perlindungan. Kemudian terjadi dorong-mendorong antara massa dan pasukan. Selain dikejar, diburu, ditendang dan diinjak oleh aparat keamanan, korban yang paling banyak berjatuhan adalah korban karena tembakan. Laras senapan aparat keamanan secara sporadis diarahkan kepada mahasiswa, aparat keamanan melakukan penembakan membabi buta. Sebagian aparat yang mengambil posisi di atas jembatan layang mengarahkan tembakan kea rah mahasiswa di dalam kampus. Dari sinilah banyak berjatuhan korban luka dan meninggal dunia.
c. Penjarahan diberbagai Wilayah
   Keusuhan hari pertama ini umumnya terjadi di daerah Jakarta Barat, di sekitar Jalan KH Hasyim Asyari, lampu merah Roxy, Jalan KH Mochammad Mansyur, kemudian menyebar menyebar ke Bendungan Hilir Raya, Tanah Abang dan ke arah Bandara Cengkareng.
Penjarahan dan kerusuhan dilakukan disiang hari di daerah Grogol dekat kampus Trisakti. Karena jalan ke arah Grogol banyak diblokir akhirnya massa beralih ke Jalan Daan Mogot, Pesing, Cengkareng hingga perbatasan Jakarta-Tanggerang. Perusuh membawa computer, televisi, kulkas dan umumnya barang-barang elektronik. Perusuh yang lain melampiaskan kemarahan dengan membakar barang-barang yang dikeluarkan ke jalan-jalan bersama sejumlah mobil dan motor yang tengah parkir. Mobil-mobil di jalan ke arah Bandara Soekarno Hatta dihentikan dan penumpangnya diperas perusuh.
Beberapa toko dan ruko di Jalan Hasyim Asyari habis dijarah dan dibakar massa. Beberapa kantor bank dilempari batu. Kalangan etnis Tionghoa dan kalangan orang berada (orang-orang kaya) menjadi sasaran. Di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, massa telah menjarah pertokoan, toko-toko juga dilempai batu, batu dan benda apa saja yang tersedia. Gumpalan asap hitam menyelimuti langit kota Jakarta Ketika senja tiba, sebagian massa mulai meninggalkan jalan dan kembali ke rumah masing-masing.
d. Pemerkosaan Terhadap Etnis Tionghoa
Berbagai tindakan akibat sentiment rasial terjadi dalam berbagai bentuk. Mulai dari bentuk makian, hinaan, hingga dalam bentuk perusakan, penjarahan/perampasan, pembakaran, dan penganiayaan, pelecehan, pemerkosaan, hingga pembunuhan. Berbagai bentuk tindakan-tindakan yang disertai ekspresi kebencian atau anti terhadap etnis tionghoa terjadi pada semua wilayah, khususnya wilayah Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan. Sentiment rasial yang terjadi saat itu membuat orang-orang dari etnis tionghoa menjadi incaran massa saat itu, tidak hanya itu pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan terhadap etnis tionghoa pun membuat para kelompok tersebut merasa terdiskriminasi.
e. Penculikan Aktivis
Menjelang SU-MPR (1-11 Maret 1998), sebelum Mei 1998, terjadi penculikan terhadap sejumlah aktivis mahasisswa, LSM, Ormas dan partai antara Februari hingga Maret 1998. Penculikan diiketahui dilakukan oleh Tim Mawar, tim yang dibentuk oleh Komandan Batalyon 42, Group IV Kopssus, Mayor Bambang Kristiono atas perintah Letjen Prabowo Subianto. Tim Mawar mengembangkan perintah Danjen Kopassus dengan menangkap sembilan orang aktivis. Kasus penculikan tidak dapat dipisahkan dari situasi keamanan, khususnya di ibukota. Pada faktanya, walaupun nama orang-orang yang telah diculik berkaitan dengan nama-nama organisasi (KNDP, PRD, PIJAR, ALDERA, PDI Megawati dan lainnya) yang dianggap bermasalah dan berpeluang membahayakan keamanan masyarakat dan Negara, sebagian besar dari orang-orang tersebut diculik setelah SU-MPR selesai dilaksanakan. Oleh karena itu terdapat kesulitan untuk memastikan bahwa orang-orang yang diculik tersebut hanya berkaitan dengan pengamanan SU-MPR. Kasus penculikkan menjadi pembicaraan hangat setelah muncul berbagai aksi demonstrasi dan unjuk rasa. Berbagai pihak, baik sipil dan militer di dalam negeri memberikan reaksi dan tekanan keras khususnya kepada pimpinan TNI/POLRI.
Kerusuhan Mei 1998 terjadi dalam bentuk kerusuhan massal yang meliputi berbagai tindakan pembunuhan, penganiayaan, peusakan, pembakaran, penjarahan, penghilangan orang secara paksa dan pemerkosaan. Kerusuhan diyakini terkait erat dengan proses pergeseran elit politik saat itu yang kemudian diikuti mundurnya Presiden Soeharto pada tanggal 21 Mei 1998 sebagai momentum kemenangan gerakan reformasi. Penyelesaiaan pelanggaran HAM yang berat di masa lalu memiliki makna strategis sebagai bagian dari proses transisi demokrasi yang harus dilalui oleh bangsa Indonesia. Hal ini untuk mengegakkan hukum dan HAM, sekaligus memberikan keadilan kepada para korban dan mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan dengan cara menghukum para pelaku.
Kerusuhan Mei 1998 nyata-nayata telah mengakibatkan penghancuran, penganiayaan dan melemahkan kelompok masyarakat sipil. Kerusuhan yang terjadi didorong oleh sekelompok orang tertentu dan pada banyak lokasi terlihat dengan ciri-ciri tertentu. Kelompok massa ini dilkenal dengan sebutan provokator. Kelompok ini terlihat terlatih, terorganisir dan membawa peralatan tertentu yang digunakan untuk merusak atau membakar. Fakta menunjukan pada 55 lokasi titik terlihat adanya aparat keamanan di lokasi kerusuhan. Ketidakhadiran aparat di 55 lokasi menunjukkan ketidakpastian aparat keamanan melakukan pengamanan. Hal ini menunjukan bahwa tindakan pengamanan yang dilakukan aparat pada lokasi kerusuhan tidak efektif, karena sebagian besar tindakan yang dilakukan tidak efektif.
Dari banyaknya kerugian yang dialami dan banyaknya korban menunjukkan bahwa aparat keamanan tidak efektif mengatasi situasi saat itu, karena tidak terlihatnya aparat dibeberapa lokasi kerusuhan, bahkan aparat cenderung membantu peristiwa tersebut. Karena saat terjadinya kerusuhan tidak lepas kendali dari perintah komando, dan telah ada kebijakan aparat untuk membiarkan kerusuhan terjadi yang menggunakan fasilitas dan sumber-sumber publik, dengan cara :
a. Tidak mengerahkan pasukan secara patut sehingga banyak daerah yang tidak diamankan.
b. Pasukan yang ada dilokasi tidak melakukan tindakan apapun saat kerusuhan terjadi.
c.  Pasukan meninggalkan lokasi kerusuhan.
d. Pasukan tidak bergerak ke lokasi kerusuhan yang jaraknya relative dekat.
Peristiwa kerusuhan Mei 1998 tidak dapat dilepaskan dari konteks situasi dan dinamika politik Indonesia pada waktu itu. Berbagai peristiwa yang terjadi saat itu penculikan sejumlah aktivis, krisis ekonomi, demonstrasi mahasisswa yang terus-menerus, serta tewas tertembaknya mahasiswa Trisakti. Tragedi yang terjadi di beberapa kota secara bersamaan dengan memakan korban jiwa dan harta benda. Tidak terdapatnya aparat diberbagai lokasi kerusuhan membuat semakin menjadinya kerusuhan. Masyarakat yang seakan mengamuk membuat semakin karut marut situasi saat itu. Banyaknya massa membuat sebagian orang memanfaatkan situasi dengan memprovokasi sehingga membuat massa semakin marah dan merusak semua yang ada di sekitar lokasi kerusuhan. Hal ini seperti yang dinyatakan oleh Djayadi Hanan selaku expert opinion, yaitu :
Memang ada dugaan sekelompok orang melakukan provokasi agar demonstrasi besar-besaran mahasiswa dan masyarakat umum saat itu berubah menjadi kerusuhan. Diduga kuat provokasi tersebut diorganisir oleh aparat negara, terutama tentara, karena mereka berkepentingan untuk membuat demonstrasi damai itu menjadi rusuh agar terjadi kesan bahwa peristiwa tuntutan masyarakat dan mahasiswa bukanlah bersifat politik tetapi kriminal. Bila kerusuhan terjadi, tentara punya alasan untuk mengambil alih situasi dan memegang kendali kekuaasaan. Dengan demikian tidak saja rejim penguasa dapat dipertahankan tetapi tentara/aparat juga menjadi pemegang kekuasaan politik bila terjadi pergantian kekuasaan saat itu.
Dari banyaknya data yang didapat dilapangan, dan beberapa nama yang diduga sebagai orang yang bertanggung jawab atas terjadinya Peristiwa Kerushan Mei 1998. Komnas HAM membuat laporan dan pemanggilan kepada nama-nama tersebut untuk dilakukan penyidikan oleh kejaksaan, tetapi kejaksaan belum melakukan penyidikan tersebut sampai saat ini. Bahkan Komnas HAM pun sudah membut surat rekomendasi kepada DPR untuk menindak lanjuti kasus Pelanggaran HAM yang berat pada Kerusuhan Mei 1998. Komnas HAM pun sudah membuat surat untuk presiden dan mendesak untuk segera di selesaikan. Tapi, sampai saat ini belum ada langkah serius pemerintah untuk menyelesaikannya. Hal ini seperti yang dinyatakan oleh Djayadi Hanan selaku expert opinion, yaitu :
Pemerintah tampak memiliki keengganan karena aparat yang diduga kuat menjadi penanggungjawab kasus tersebut masih memiliki kekuasaan atau berhubungan erat dengan jaringan kekuaasaan di tingkat nasional. Hampir di semua partai politik, sejumlah mantan tentara memegang peran kunci. Mereka ini tentu akan berusaha melindungi teman-teman korps mereka dari proses hukum. Karena itu dari segi politik temuan-temuan dari Komnas HAM kurang mendapat dukungan untuk ditindaklanjuti secara nyata. Di samping itu, sejumlah nama yang diduga kuat terlibat bahkan ikut menjadi dalang peristiwa tersebut juga masih memegang kendali kekuasaan atau memegang jabatan tinggi. Tentu akan sulit untuk memproses secara sungguh-sungguh peristiwa tersebut karena yang ada dalam lingkaran kekuasaaan akan terus menghalangi proses pengungkapan dan penyelesaiannya secara menyeluruh.
C.     Dampak Peristiwa Mei 1998
Peristiwa berdarah yang terjadi pada tanggal 12-14 Mei 1998 telah membawa luka yang mendalam bagi seluruh bangsa Indonesia, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan. Terlepas dari kepedihan dan kepiluan akibat kejadian tersebut, namun kiranya ada sisi lain yang telah menjadi dampak dan membawa bangsa Indonesia jatuh dalam jurang keterpurukan. Dampaknya bukan hanya dialami dalam bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya dan militer, akan tetapi juga telah menghancurkan tatanan kehidupan bangsa dan negara Indonesia yang sudah mapan. Hancurnya kemapanan itu ditandai dengan lengsernya Presiden Soeharto sebagai penguasa Orde Baru pada tanggal 21 Mei 1998, situasi dan kondisi pun berubah menjadi semrawut dan serba ketidakpastian dan terkesan tanpa aturan dan arah yang jelas kemana bangsa ini akan dibawa. 
Tapi dengan lengsernya Soeharto tidak berarti seluruh jajaran Orde Baru bersih dari pemerintahan. Golkar dengan cerdik mentransformasi diri menjadi Partai Golkar di bawah pimpinan Ir. Akbar Tandjung dan menghapuskan Dewan Pembina yang selama ini mengaitkan diri pada mantan Presiden Soeharto dari struktur organisasi. Demikian juga seluruh jajaran ABRI yang segera mengubah namanya kembali menjadi TNI dengan paradigm baru. Beberapa tokoh Golkar dan Purnawirawan perwira tinggi TNI memasuki partai-partai politik lainnya, dan menyatakan dirinya reformis, malahan ada yang mendirikan partai politik yang baru.
Penghapusan KKN juga yang menjadi salah satu tuntutan atau agenda mahasiswa pada saat reformasi ternyata hanya menjadi lip service belaka, bukannya berkurang namun semakin menjadi-jadi. Baik pihak eksekutif, legislative maupun yudikatif menggunakan kesempatan sebaik-baiknya untuk memperkaya diri sendiri.
Segi sosial masyarakat juga merasakan dampaknya dengan bertambahnya jumlah pengangguran setiap bulannya yang mencapai angka lebih dari 40 juta tenaga kerja, yang membuat rakyat semakin sengsara. Krisis moneter atau ekonomi yang telah berlangsung bertahun-tahun ditambah inflasi telah membuat rakyat semakin miskin dan menderita.
Perjudian, pelacuran, dan kriminalitas berkembang pesat tanpa dapat dikendalikan, karena mendapatkan perlindungan dari para penguasa, baik dari oknum-oknum Pemda maupun dari aparat keamanan, polisi dan tentara. Kriminalitas dan aksi-aksi kekerasan telah menjadi sesuatu hal yang biasa, dan akibat tidak adanya kepercayaan kepada aparat keamanan, dan kebanyakan rakyat sudah bertindak sendiri dalam menghakimi para pelaku kejahatan dengan cara-cara yang diluar nalar manusia. Hukum seakan-akan telah diabaikan karena rakyat sudah tidak percaya kepada aparat penegak hukum baik polisi, jaksa maupun para hakim.
Situasi keamanan di dalam negeri sangat memprihatinkan. Berbagai konflik horizontal antar etnis dan agama seperti di Jawa (Situbondo, Pekalongan, Rengasdengklok), Kalimantan Barat (Sanggau Ledo dan Sambas), Kalimantan Tengah (Sampit), Sulawesi Tengah (Poso), Maluku (Ambon dan Maluku Utara), Lombok (Mataram), NTT (Kupang), Papua Barat (Merauke) berlangsung tanpa henti-hentinya (Benny G. Setiono, 2008: 1096).
Menghadapi situasi seperti ini, sungguh menjadi beban yang sangat berat yang harus dipikul oleh rakyat Indonesia. Konsep Reformasi yang dipelopori para mahasiswa yang kemudian diambil alih para elit politik ternyata hanya bertujuan melengserkan Presiden Soeharto saja, tanpa mereformasi sistem pemerintahannya. Para birokrat di seluruh jajaran pemerintahan masih tetap para birokrat lama yang didominasi Golkar dengan paradigma lamanya. Demikian juga dengan seluruh jajaran militer, walaupun para pemimpin militer menyatakan telah melakukan reformasi dan mempunyai paradigm baru. Tapi, dalam kenyataannya dalam menyelesaikan masalah, masih tetap menggunakan cara-cara lama yaitu cara-cara militer yang penuh kekerasan.
Dampak Negatif
  1. Agenda reformasi telah ditetapkan melalui berbagai ketetapan MPR dan berbagai produk perundang-udangan yang baru, tetapi setelah berlangsung lebih dari 12 tahun lamanya, terasa bahwa reformasi berjalan secara belum terarah.
  2. Bila dinilai kembali kepada kondisi sebelum reformasi maka tampak bahwa kekuasaan yang pada wkatu dulu bersifat otoriter, sekarang harus bersifat demoratis, pemerintahan yang terpusat harus menjadi desentralisasi. Pemerintahan yang bersifat tertutup dan penuh larangan serta pengawasan seharusnya lebih terbuka, transparan, serta kebebasan.
  3. Rasionalitas dan objektivitas telah tersisihkan sehingga muncul egoism, perseorangan maupun kelompok tanpa mengidahan etika, moral, norma, dan hukum yang ada. Politik kekerasanbanyak bermunculan dan berkembang mewarnai kehidupan baru dalam masyarakat sehingga sulit mengatasi maupun kehidupan bermasyarakat bangsa dan bernegara. Oleh karena itu, hal-hal seperti ini harus segera diatasi dan dihapuskan.
Dampak Positif
  1. Dampak positif reformasi dapat kita rasakan dan kita saksikan melalui berita-berita media massa, serta surat kabar dan internet maupun pendapat-pendapat pengamat bidangnya. Munculnya suasana baru yang bisa kita saksikan diantaranya terdapatnya kebebasan pers, kebebasan akademis, kebabasan berorganisasi dan lain-lain yang selama ini belum pernah ada, termasuk kebebasan pemikiran dalam memperjuangkan pembebasan tahanan politik maupun narapidana politik, hal ini bisa dinilai sebagai lambang dari suatu kebebasan berpolitik di Indonesia.
  2. Timbulnya kesadaran baru masyarakat bisa bertindak dan berbuat sesuatu serta melakukan perubahan-perubahan diantaranya pendobrakan atas rasa ketakutan berpolitik, terhadap proses pembodohan yang telah berlangsung hampir lebih dari tiga puluh tahun.
  3. Memang, sebelum gerakan reformasi dimulai maka semua orang merasakan kelemahan tidak bisa berbuat apa pun tanpa daya dan takut berpolitik, berpendapat, dan berbicara. Namum, dengan pengalaman baru bereformasi, masyarakat Indonesia, khususnya para mahasiswa, mulai sadar dan memiliki serta dapat memperjuangkan politik mereka yang benar-benar dapat membawa ke arah perubahan yang positif, kesadaran baru ini penting sekali artinya dalam rangka perjuangan selanjutnya menuju reformasi yang total dan menyeluruh.
Keuntuhan Hegemoni Orde Baru
Keberhasilan dan kejayaan yang dicapai oleh Soeharto dengan rezim Orde Barunya nampaknya mengalami keruntuhan. Keburukan yang dilakukan oleh rezim Soeharto mulai nampak ke permukaan semenjak rezim ini mengalami kemunduran. Periode 1989-1998 merupakan masa tersulit yang harus dilalui oleh rezim ini. Mulai dari tindakan pelanggaran HAM, pembungkaman pers, korupsi yang sangat besar, utang luar negeri yang tinggi, dan krisis ekonomi. Separatisme juga menjadi masalah tersendiri yang harus dihadapi oleh Soeharto ketika Aceh dengan GAM (Gerakan Aceh Merdeka)-nya ingin memisahkan diri dari Republik Indonesia.
Setelah kematian isterinya pada 1996 kesehatan Soeharto mulai menurun. Dia pernah mendapatkan perawatan di Jerman. Kurs dan harga di lantai bursa juga mengalami dampak akibat kesehatan Soeharto yang memburuk tersebut. Indonesia mengalami krisis ekonomi yang cukup dahsyat. Krisis yang dialami oleh Thailand pada Juli 1997 juga berdampak terhadap negara-negara di kawasan Asia Tenggara termasuk Indonesia. Pada akhir 1997, krisis ekonomi yang dialami Indonesia berakibat pula terhadap suasana politik Indonesia. Soeharto mengambil langkah dengan menandatangani perjanjian pemberian utang dengan IMF (International Monetary Fund).
Beberapa hari sebelum kejatuhan Soeharto merupakan hari-hari terpanjang yang harus dilaluinya. Tuntutan reformasi dari rakyat terus menggema. Demonstrasi terjadi diberbgai daerah. Terjadi sebuah insiden ketika penembak jitu ABRI menembak empat mahasiswa Universitas Trisakti pada 12 Mei. Lebih dari seribu orang tewas dalam kerusuhan yang terjadi di Jakarta pada 13-15 Mei. Suasana negeri ini semakin tidak kondusif.
Soeharto yang kala itu menghadiri sebuah konferensi di Kairo memutuskan untuk segera kembali ke tanah air pada 15 Mei 1998. Tiga hari berselang, Harmoko, yang kala itu menjabat sebagai ketua MPR, secara terang-terangan meminta kepada Soeharto untuk mengundurkan diri. MPR dan ABRI pun mendukung segera diadakannya sidang istimewa guna memilih presiden yang baru. Nampaknya usaha yang dilakukan oleh mahasiswa untuk menggulingkan Soeharto dari kursi kepresidenannya kala itu telah mendapatkan dukungan dari pejabat tinggi pemerintahan.
Kajatuhan Soeharto nampaknya tak bisa dihindarkan lagi. Pada 21 Mei pukul sembilan pagi bertempat di Istana Merdeka, dia menyatakan pengunduran dirinya. Presiden kedua Indonesia tersebut mengeluarkan pernyataan: “Saya berpandangan bahwa sangat sulit bagi saya untuk melaksanakan tugas-tugas pemerintahan saya. Saya memutuskan untuk berhenti sebagai Presiden Republik Indonesia.” B.J. Habibie yang kala itu menjabat sebagai wakil presiden ditunjuk untuk menggantikannya memegang pimpinan tertinggi negara ini.
Indonesia mengalami masa-masa reformasi dibawah presiden baru, B.J. Habibie. Dia mulai menata kembali kehidupan negeri ini. Ada beberapa hal pokok yang harus dilakukannya. Masa depan ekonomi dan kesejahteraan rakyat, ABRI, dan wilayah-wilayah konflik menjadi fokus yang harus segera ia selesaikan. Sementara itu, masalah penyelesaian kasus yang dihadapi oleh Soeharto dengan berbagai hal yang telah dilakukannya berjalan lambat. Hal tersebut memunculkan ketidakpuasan besar dikalangan pendukung reformasi. Periode rezim Orde Baru hingga kejatuhannya memang menjadi periode kelam dalam perjalanan negara ini setelah menyatakan kemerdekaannya. Banyak hal yang telah dilakukan oleh rezim terlama yang pernah ada di negeri ini guna mempertahankan kekuasaannya tanpa menghiraukan adanya pihak lain yang berada diluar rezim tersebut.

Tulisan Latarbelakang sumpah Pemuda pada Tanggal 27-28 Oktober 1928



Sumpah Pemuda merupakan bukti otentik bahwa pada tanggal 28 oktober 1928 Bangsa Indonesia dilahirkan, oleh karena itu seharusnya seluruh rakyat Indonesia memperingati momentum 28 oktober sebagai hari lahirnya bangsa Indonesia, proses kelahiran Bangsa Indonesia ini merupakan buah dari perjuangan rakyat yang selama ratusan tahun tertindas dibawah kekuasaan kaum kolonialis pada saat itu, kondisi ketertindasan inilah yang kemudia mendorong para pemuda pada saat itu untuk membulatkan tekad demi Mengangkat Harkat dan Martabat Hidup Orang Indonesia Asli, tekad inilah yang menjadi komitmen perjuangan rakyat Indonesia hingga berhasil mencapai kemerdekaannya 17 tahun kemudian yaitu pada 17 Agustus 1945.
Rumusan Sumpah Pemuda ditulis Moehammad Yamin pada sebuah kertas ketika Mr. Sunario, sebagai utusan kepanduan tengah berpidato pada sesi terakhir kongres. Sumpah tersebut awalnya dibacakan oleh Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Isi Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda versi orisinal
Pertama
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kedoea
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Sumpah Pemuda versi Ejaan Yang Disempurnakan
Pertama
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kedua
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.



Kongres Pemuda Indonesia Kedua
Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda Kedua berasal dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh Indonesia. Atas inisiatif PPPI, kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat.
Rapat pertama, Sabtu, 27 Oktober 1928, di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng). Dalam sambutannya, ketua PPPI Sugondo Djojopuspito berharap kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan dalam sanubari para pemuda. Acara dilanjutkan dengan uraian Moehammad Yamin tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia yaitu sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.
Rapat kedua, Minggu, 28 Oktober 1928, di Gedung Oost-Java Bioscoop, membahas masalah pendidikan. Kedua pembicara, Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro, berpendapat bahwa anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, harus pula ada keseimbangan antara pendidikan di sekolah dan di rumah. Anak juga harus dididik secara demokratis.
Pada rapat penutup, di gedung Indonesische Clubgebouw di Jalan Kramat Raya 106, Sunario menjelaskan pentingnya nasionalisme dan demokrasi selain gerakan kepanduan. Sedangkan Ramelan mengemukakan, gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional. Gerakan kepanduan sejak dini mendidik anak-anak disiplin dan mandiri, hal-hal yang dibutuhkan dalam perjuangan.

Peserta Kongres Pemuda II

Para peserta Kongres Pemuda II ini berasal dari berbagai wakil organisasi pemuda yang ada pada waktu itu, seperti Jong Java, Jong Ambon, Jong Celebes, Jong Batak, Jong Sumatranen Bond, Jong Islamieten Bond, Sekar Rukun, PPPI, Pemuda Kaum Betawi, dll. Di antara mereka hadir pula beberapa orang pemuda Tionghoa sebagai pengamat, yaitu Oey Kay Siang, John Lauw Tjoan Hok dan Tjio Djien Kwie namun sampai saat ini tidak diketahui latar belakang organisasi yang mengutus mereka. Sementara Kwee Thiam Hiong hadir sebagai seorang wakil dari Jong Sumatranen Bond. Diprakarsai oleh AR Baswedan pemuda keturunan arab di Indonesia mengadakan kongres di Semarang dan mengumandangkan Sumpah Pemuda Keturunan Arab.

Pengikrar Sumpah Pemuda

Berikut adalah beberapa orang yang mengikrarkan Sumpah Pemuda :
* Sugondo Djojopuspito
* Poernomowoelan
* Sarmidi Mangoensarkoro
* Moehammad Yamin
* Sunario

Johanna Masdani Tumbuan
Johanna Masdani Tumbuan termasuk di antara 71 pemuda yang hadir dalam Kongres Pemuda Kedua, Oktober 1928 dan turut serta mengikrarkan Sumpah Pemuda yang berlangsung di sebuah gedung yang terletak di Jalan Kramat Raya no. 106 Jakarta Pusat.

Selain itu, Jo -- demikian ia biasa dipanggil -- juga menjadi seorang saksi sejarah detik-detik Proklamasi Indonesia yang dilakukan oleh Bung Karno dan Bung Hatta pada 17 Agustus 1945. Johanna Masdani Tumbuan juga ikut serta menyusun konsep pembangunan Tugu Proklamasi yang sederhana di depan rumah Bung Karno di Jl. Pegangsaan Timur (kini Jl. Proklamasi) no. 56, Jakarta. Tugu ini kemudian dibongkar oleh Bung Karno, namun dibangun kembali pada tahun 1980-an. Baca juga pada Sejarah Perjuangan Pemuda Indonesia dan Sumpah Pemuda oleh David DS Lumoindong.

Museum Sumpah Pemuda

Bangunan di Jalan Kramat Raya 106, tempat dibacakannya Sumpah Pemuda, adalah sebuah rumah pondokan untuk pelajar dan mahasiswa milik Sie Kok Liong.







Gedung Kramat 106 sempat dipugar Pemda DKI Jakarta 3 April-20 Mei 1973 dan diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, pada 20 Mei 1973 sebagai Gedung Sumpah Pemuda. Gedung ini kembali diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 20 Mei 1974. Dalam perjalanan sejarah, Gedung Sumpah Pemuda pernah dikelola Pemda DKI Jakarta, dan saat ini dikelola Kementrian Kebudayaan

REVIEW TWITTER




       Twitter ialah Jejaring Sosial yang membatasi penggunanya untuk mengirim sebuah tweet dengan batas 140 Kata, Tidak lebih. Twitter dengan Facebook mempunyai kesamaan dan perbedaan. Kesamaannya ialah Twitter dan Facebook sama-sama layanan Jejaring Sosial yang berguna untuk saling menghubungkan antara pengguna satu dengan pengguna lainnya. Perbedaannya ialah Kalau Facebook Membatasi penggunanya mengirim status facebook hingga 400 kata lebih, tetapi jika twitter hanya  membolehkan 140 kata.
       Twitter didirikan dan diresmikan pada tahun 2006 tepatnya pada bulan maret. Didirikan oleh Jack Dorsey. Jejaring Sosial Twitter sudah sangat dikenal oleh setiap orang di dunia. Bahkan di Tahun 2014 ini Twitter menjadi salah satu dari 5 besar situs yang paling sering dikunjungi oleh banyak orang. Popularitas Twitter sangat meningkat pada tahun 2012, di Tahun 2012 sudah ada 150 juta pengguna aktif di twitter. sejak dicatat. sudah ada Lebih dari 600 juta pengguna twitter di tahun 2014 ini. dikutip dari Wikipedia Pada awal 2013 telah ada 350 juta kicauan atau tweet perharinya. Twitter pada saat ini menjadi Jaringan Sosial yang paling banyak digunakan oleh setiap orang. Bisa dibilang Twitter menjadi saingan dari Facebook. Dulu Facebook lah yang sangat terkenal dimata orang, namun semenjak kemunculan twitter secara perlahan-lahan Twitter lah yang lebih digemari oleh banyak orang.
        Pendiri Twitter yaitu Jack Dorsey ialah seorang mahasiswa yang bersekolah di Universitas New York. Dahulu Twitter belum dibuka untuk Umum, melainkan hanya untuk khusus layanan para karyawan Ordeo. Twitter baru dibuka untuk umum pada juli 2006. sudah ada lebih dari 400rb Kicauan setiap harinya pada 2007, Pada tahun 2010 sudah ada lebih dari 75.000 Aplikasi Di twitter.
Twitter sudah banyak mengubah tampilan jejaring sosialnya mulai dari yang simpel, hingga tampilan yang bagus di tahun 2014 ini. Twitter bekerja sama dengan beberapa perusahaan yang ternama seperti Google, Bing, Yandex dan Perusahaan lainnya. Twitter memunculkan banyak fitur baru ketika sudah terkenal di mata penggunanya.

Fitur-fitur yang terdapat di Twitter ialah sebagai berikut :
  • Tweet, Fitur Tweet ini ialah fitur utama di Twitter. Tweet ialah kicauan, yaitu untuk mengirim dan melihat kicauan setiap pengguna twitter.
  • Following, Fitur Following ialah fitur untuk mengikuti teman atau kerabat di Twitter, Fitur ini merupakan salah satu Fitur utama di twitter.
  • Followers, Fitur yang satu ini adalah fitur untuk melihat siapa yang mengikuti anda di twitter.
  • Bio, Fitur Bio adalah fitur yang digunakan untuk mengetahui Pesan Akun Twitter anda yang terdapat di Profile.
  • Profile, Ini juga merupakan fitur utama dari Twitter. ini adalah fitur untuk melihat Avatar Twitter, Bio twitter dan lainnya.
  • Masih banyak fitur-fitur twitter lainnya yang sangat membantu penggunanya.
        Twitter sangat memudahkan penggunanya untuk saling menjalin pertemanan dengan pengguna lainnya, Di Twitter juga ada Fitur Top Trending yaitu fitur yang memudahkan penggunanya untuk melihat kicauan apa yang paling populer dan paling sering dikicaukan oleh pengguna twitter. Twitter pun mempunyai konten Verified Account yaitu konten untuk mendapatkan Lencana Akun Verifikasi Di twitter, tidak sembarangan orang yang dapat mempunyai Lencana Akun Terverifikasi dari Twitter untuk akunnya. Hanya kalangan selebritis, politikus dan orang-orang yang berpengaruh pada suatu negara serta orang-orang tertentu. Dahulu sejak pertama munculnya Twitter. Twitter membuka layanan Verified Account untuk orang biasa, namun sekarang sudah tidak lagi.
        Logo di Twitter juga dari tahun-ketahun sudah berganti 3 kali. Mulai dari di Tahun 2006, 2010 dan 2012. Logo dari Twitter sendiri Bernama Larry Bird. Twitter sangat amat bergantung dengan Perangkat lunak yang bersumber terbuka, Halaman Utama Situs Twitter merupakan karangan dari Ruby On Rail. Twitter sudah tersedia dalam banyak bahasa, sehingga lebih memudahkan pengguna-pengguna twitter. Twitter juga mempunyai keamanan dan privasi, jadi Privasi dari pengguna twitter sangat dirahasiakan, Twitter juga menyediakan Fitur penguncian akun. Jadi setiap akun yang dikunci oleh penggunanya, maka akun tersebut tidak dapat dilihat oleh siapapun karena terlindungi.

Jaringan Sosial Twitter ini juga mempunyai Banyak keuntungan, Yaitu keuntungannya sebagai berikut :
  1. Mempermudah Mencari kerabat-kerabat jauh.
  2. Mempermudah mencari suatu berita atau suatu informasi.
  3. Dapat mempermudah saling bertukar pikiran antar pengguna twitter.
  4. Dapat menjadi tempat bisnis anda, untuk mencari pelanggan yang akan membeli produk/jasa anda.
  5. Mendapatkan Backlink Dofollow untuk blog / situs kita lewat twitter.
  6. Dan masih banyak keuntungan-keuntungan lainnya. 
Mengenal Twitter dan daftar Istilah Yang Digunakan

Twitter memiliki bahasa sendiri, berikut ini adalah beberapa istilah dalam Twitter yang perlu anda ketahui dan fahami.
  • DM/Direct Message: Adalah pesan pribadi antara kedua pengguna/pemilik akun Twitter. Penerima pesan haruslah mengikuti (follow) pengirim pesan. Pesan yang dikirimkan terbatas oleh 140 karakter pesan.
  • Follow: maksudnya mengikuti pengguna Twitter lainnya. Pengguna akun Twitter yang mengikuti akan melihat semua tweet terbari dari pengguna akun Twitter yang diikutinya pada Timelinenya.
  • Following: Maksudnya memilih untuk melihat Tweet orang lain pada timeline kita. Pilih dan ikutilah orang-orang atau perusahaan yang benar-benar kita perlukan.
  • Handle: Maksudnya, akun Twitter anda disebut dalam pegangan, dan biasanya di identifikasi dengan simbol @. Sebagai contoh, ID akun Twitter untuk website Komunitas pakar online Indonesia ini adalah @PakarOnlineID. Simbol @ digunakan untuk menunjuk ke pengguna akun spesipik, dalam contoh disini adalah Twitternya Pakar Online.
  • Lists: Adalah cara untuk menggabungkan beberapa tweet dari orang-orang atau perusahaan yang anda ikuti di satu tempat. List bisa berisikan tweet dari teman dekat, kompetitor, orang-orang dari komunitas tertentu ataupun yang lainnya. List adalah cara yang bagus untuk fokus ke berita atau tweet tertentu.
  • RT/Retweet: sama dengan kita melanjutkan (forward) tweet yang kita terima di timeline kita ke teman-teman kita di Twitter. Ketika anda atau orang lain menemukan sesuatu yang menarik anda dapat men-retweet untuk kemudian tampin di timeline orang-orang yang mengikuti anda.
  • Search: adalah kolom untuk mencari sesuatu yang anda butuhkan di dunia Twitter, karena kebanyakan tweet adalah bersipat untuk umum atau untuk pablik, maka anda dapat mencari tweet apapun melalui search ini.
  • Timeline: Adalah daftar kronologi dari tweet anda, orang yang anda ikuti atau list.
  • Trending Topics: Adalah tweet yang sedang tren yang ada di Twitter berbasis web.
  • Tweet: Adalah artikel atau tulisan atau postingan yang mana di dalam dunia Twitter disebut.
  • Tweetup: Adalah bahasa yang digunakan oleh pengguna Twitter jika mereka ingin bertemu didunia nyata, yang biasanya si pemimpin Tweetup membuat hashtag tertentu
  • Unfollow: Maksudnya, dengan meng-unfollow, anda tidak akan menerima tweet terbaru lagi di timeline anda dari pengguna Twitter yang sebelumnya ada ikuti.
  • Hashtag: Akan dibahas pada halaman pengertian Hashtag simbol # di Twitter.
40 Singkatan Dan Istilah Dalam Twitter 

Twitter sudah merangsek masuk ke dalam pergaulan sehari-hari. Khususnya bagi kaum muda, Twitter menjadi salah satu hal yang wajib dikuasai agar mereka tetap up-to-date dengan segala isu dan berita terhangat baik tentang komunitas mereka maupun tentang dunia secara global. Di media sosial 140 karakter ini, sayangnya, tidak semua hal bisa dijabarkan secara gamblang.
Banyak orang menemukan kesulitan dalam “bermain” Twitter karena (1) mereka sulit menyingkat-nyingkat kalimat yang ingin mereka tweet dalam 140 karakter; (2) mereka tidak mengerti istilah dalam Twitter. Duh. Baiklah. Berikut ini 40 singkatan dan istilah populer yang harus Anda ketahui agar Anda tidak lagi kesulitan bermain Twitter. (Catatan: beberapa di antara singkatan ini adalah kata-kata umum dalam bahasa Inggris, sehingga bisa jadi kata-kata tersebut jarang ditemui dalam bahasa Indonesia)
b4: before (sebelum)
b/c, bc: because (karena)
brb: be right back ([tunggu sebentar] segera kembali)
btw: by the way (omong-omong)
DM: direct message (perpesanan dalam Twitter)
EM atau EML: email
fab: fabulous (menakjubkan)
FB: Facebook
FF: Follow Friday (semacam dukungan untuk memfollow akun-akun tertentu di Twitter, biasanya dilakukan pada hari Jumat dikaitkan dengan hashtag ‘#’)
followers: pengikut
F2F, B2B, B2C: face to face (bicara empat mata), business to business (bisnis ke bisnis), business to client (dari bisnis kepada klien)
fyi: For Your Info (untuk Anda ketahui)
gr8: Great! (Hebat!)
gtg, g2g: got to go ([saya] harus pergi)
hashtag #: kode untuk menandai suatu tweet berkaitan dengan suatu topik tertentu, misalnya #PrayForJapan berarti tweet tersebut berkaitan dengan topik tentang musibah di Jepang, dll.
HT: Hat Tip, Heard Through (maknanya sama dengan RT, sekarang sudah tidak digunakan)
hth: happy to help (senang membantu [Anda])
ic: I see (saya mengerti)
idc: I don’t care (saya tidak peduli)
idk: I don’t know (saya tidak tahu)
IM: instant message (chat/perpesanan instan seperti melalui Yahoo! Messenger, dll)
jk: just kidding (bercanda)
L8: late ([saya] terlambat)
LI: LinkedIn
LMAO: Laughing My A** Off (tertawa)
LMK: let me know (beritahu saya)
LOL: Laughing out Loud (tertawa kencang)
MT: modified tweet (biasanya digunakan ketika copy-paste dari tweet orang lain)
NSFW: Not Safe For Work (istilah untuk menandai konten dewasa, kekerasan, dan lain-lain)
OH: Overheard (nguping, mencuri dengar)
OMG: Oh My God (Ya Tuhan)
omw, otw: on my way, on the way ([saya] sedang di perjalanan)
orly: Oh Really? (benarkah?)
ROFL: Rolling On The Floor Laughing (tertawa guling-guling)
@reply: membalas tweet orang lain (mention)
RT: Retweet (menampilkan tweet orang lain ke follower kita sebagai bentuk rasa setuju, sanggahan, atau mengomentari)
SMH: shaking my head (angguk-angguk)
Thx, Tx: Thanks (terima kasih)
TMI: Too Much Information (kebanyakan info)
TTYL: Talk to you later (nanti kita bicara lagi)
TTYS: Talk to you soon (kita segera bicara lagi)
TY: Thank You (terima kasih)
YT: Youtube




Referensi :
http://strukturkode.blogspot.co.id/2015/02/mengenal-kode-dan-istilah-twitter.html
https://rahman371.wordpress.com/2014/08/28/pengertian-twitter/
http://kautsar14.blogspot.co.id/2015/02/mengenal-kode-dan-istilah-twitter-rt.html
http://www.fanspage-id.com/2012/11/40-singkatan-dan-istilah-dalam-twitter.html
http://www.anneahira.com/twitter-adalah.htm